PanturaPress.com, Tanah Laut — Kepedulian terhadap masyarakat yang terdampak kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) diwujudkan melalui kegiatan bakti sosial di Lapangan Basis, Desa Kintapura, Kecamatan Kintap, Kabupaten Tanah Laut, Kalimantan Selatan.
Kegiatan yang digelar pada Kamis (24/9/2026) tersebut menjadi momentum kolaborasi antara dunia usaha, pemerintah daerah, TNI-Polri, tenaga kesehatan, dan masyarakat dalam memberikan dukungan kepada warga yang berada di sekitar wilayah terdampak karhutla.
Sejumlah perusahaan turut terlibat dalam kegiatan tersebut. Di antaranya PT Smart Tbk, PT Borneo Indobara (Sinarmas Mining), PT Hutan Rindang Banua (HRB), PT Kintap Jaya Wattindo (Salim Group), PT Gawi Makmur Kalimantan (Wings Group), PT Sinar Alam Agro, serta PT Wahana Barutama Mining (Byan Group).
Dalam kegiatan itu, PT Hutan Rindang Banua turut memberikan bantuan kebutuhan pokok sekaligus dukungan peralatan untuk memperkuat kesiapsiagaan menghadapi karhutla.
Sebanyak 1.300 warga dari 11 desa di Kecamatan Kintap dan Kecamatan Jorong menerima bantuan kebutuhan pokok.
Bantuan yang diberikan berupa beras, minyak goreng, mi instan, dan gula. Para penerima bantuan merupakan masyarakat yang berada di wilayah ring 1 perusahaan.
Penyaluran bantuan tersebut diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan masyarakat, terutama warga yang turut merasakan dampak kabut asap akibat karhutla.
Selain bantuan sembako, kegiatan juga dilengkapi dengan pelayanan kesehatan gratis. Sebanyak 20 dokter bersama sejumlah tenaga medis diterjunkan untuk memberikan pemeriksaan kesehatan kepada masyarakat.
Pelayanan tersebut menjadi bagian dari upaya membantu masyarakat yang berpotensi mengalami gangguan kesehatan akibat paparan kabut asap.
Department Head Operational PT Hutan Rindang Banua, Aris Kiswanto, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk komitmen perusahaan untuk hadir dan memberikan manfaat bagi masyarakat di sekitar wilayah operasional.
"Kegiatan bhakti sosial ini merupakan bentuk komitmen dan kepedulian perusahaan kepada masyarakat, khususnya masyarakat yang terdampak kabut asap akibat karhutla di sekitar wilayah operasional perusahaan. Kami berharap bantuan ini dapat memberikan manfaat dan sedikit meringankan kebutuhan masyarakat," ujar Aris.
Tak hanya memberikan bantuan sosial, HRB juga memberikan dukungan terhadap upaya kesiapsiagaan dan penanganan karhutla.
Dalam kegiatan tersebut, perusahaan menyerahkan tiga unit mesin pompa jinjing lengkap yang dapat dimanfaatkan untuk mendukung penanganan kebakaran di wilayah sekitar.
Penyerahan peralatan ini diharapkan dapat membantu memperkuat respons awal apabila terjadi kebakaran. Dengan dukungan sarana tersebut, penanganan di lapangan diharapkan dapat dilakukan secara lebih cepat.
Dukungan peralatan ini juga menjadi bagian dari upaya membangun kesiapsiagaan bersama antara perusahaan, masyarakat, pemerintah daerah, serta unsur TNI dan Polri.
Karhutla sendiri tidak hanya berdampak terhadap lingkungan. Asap yang ditimbulkan juga dapat mengganggu kesehatan dan aktivitas masyarakat.
Karena itu, selain langkah pencegahan, kesiapan sarana dan sumber daya untuk melakukan penanganan awal menjadi salah satu bagian penting dalam menghadapi potensi karhutla.
Kegiatan bakti sosial di Desa Kintapura tersebut turut dihadiri Bupati Tanah Laut H. Rahmat Trianto, M.Si., M.Han., bersama jajaran Forkopimda dan sejumlah kepala dinas di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tanah Laut.
Kehadiran unsur pemerintah, TNI, Polri, legislatif, perusahaan, tenaga kesehatan, serta masyarakat memperlihatkan adanya kolaborasi lintas sektor dalam menghadapi dampak karhutla.
Sinergi tersebut dinilai penting karena penanganan karhutla tidak hanya menyangkut persoalan lingkungan, tetapi juga berkaitan dengan kesehatan dan kondisi sosial masyarakat.
Melalui keterlibatan berbagai pihak, upaya pencegahan dan penanganan diharapkan dapat dilakukan secara bersama-sama.
Aris Kiswanto menegaskan keterlibatan HRB dalam kegiatan tersebut tidak hanya berorientasi pada bantuan sosial.
Menurutnya, perusahaan juga memiliki kepedulian terhadap aspek kesehatan masyarakat dan lingkungan di sekitar wilayah operasional.
Bantuan kebutuhan pokok dan pemeriksaan kesehatan menjadi bentuk kepedulian langsung kepada warga. Sementara tiga unit mesin pompa yang diserahkan menjadi dukungan terhadap kesiapsiagaan menghadapi karhutla.
"Kami ingin keberadaan perusahaan dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Bukan hanya dalam aspek ekonomi, tetapi juga melalui kepedulian sosial, kesehatan, dan lingkungan. Dukungan terhadap penanganan karhutla juga menjadi bagian dari tanggung jawab bersama yang harus kita lakukan," ungkap Aris.
Kegiatan di Lapangan Basis, Desa Kintapura, tersebut pun tidak hanya menjadi agenda penyaluran bantuan.
Pertemuan antara perusahaan, pemerintah, aparat keamanan, tenaga kesehatan, dan masyarakat menjadi ruang untuk memperkuat komunikasi serta kebersamaan dalam menghadapi persoalan karhutla.
HRB menegaskan kehadiran perusahaan di tengah masyarakat tidak hanya berkaitan dengan aktivitas operasional. Perusahaan juga berupaya mengambil bagian dalam kegiatan sosial, kesehatan, dan upaya menjaga lingkungan di sekitar wilayah operasional.
Dari Kintap, pesan yang dibawa dalam kegiatan tersebut sederhana: kepedulian terhadap masyarakat dan lingkungan perlu diwujudkan melalui tindakan nyata serta kolaborasi yang berkelanjutan. (Aris)
