PanturaPress.com, PATI – Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) berencana mengerahkan massa ke Jakarta untuk mengikuti aksi demonstrasi pada 27 Agustus 2026. Untuk mendukung keberangkatan, AMPB mengajukan permohonan bantuan biaya operasional dan armada bus kepada 21 camat di Kabupaten Pati.
Koordinator AMPB Teguh Istiyanto bersama sejumlah pengurus mendatangi Kantor Kecamatan Margorejo pada Rabu (19/8/2026). Kedatangan tersebut untuk menyampaikan rencana keberangkatan massa Pati dalam aksi nasional di Jakarta.
Teguh mengatakan AMPB akan berkolaborasi dengan gabungan LSM dari berbagai daerah dalam aksi tersebut. Ada dua tuntutan utama yang akan disuarakan kepada DPR RI, yakni pengesahan RUU Perampasan Aset dan RUU Hukuman Mati bagi Koruptor.
"Kami mengajukan permohonan kepada 21 camat di Kabupaten Pati. Targetnya, setiap kecamatan bisa memfasilitasi satu armada bus," kata Teguh.
Dia memperkirakan kebutuhan operasional setiap bus sekitar Rp 12 juta. Menurutnya, bantuan tersebut bersifat sukarela karena banyak warga yang antusias mengikuti aksi, tetapi terkendala biaya transportasi.
"Ini sifatnya sukarela. Banyak warga yang ingin ikut, tetapi terkendala biaya transportasi," ujarnya.
Sementara itu, Camat Margorejo Arif Fadhillah membenarkan telah menerima surat dari AMPB terkait permohonan bantuan armada bus.
Namun, Arif mengatakan pihaknya belum dapat mengambil keputusan. Dia menjelaskan Kecamatan Margorejo tidak memiliki alokasi anggaran yang secara khusus diperuntukkan bagi kegiatan tersebut.
"Kami konsultasikan dulu ke atasan kami, dalam hal ini Pak Plt Bupati Pati. Mengingat di Kecamatan Margorejo sendiri memang tidak ada anggaran untuk itu. Seperti apa arahan beliau, baru kami tindak lanjuti," kata Arif saat dikonfirmasi wartawan.
Arif menegaskan pihak kecamatan akan meminta petunjuk kepada Plt Bupati Pati Risma Ardhi Chandra sebelum menentukan langkah terkait permohonan tersebut.
Hingga Rabu (19/8/2026), Kecamatan Margorejo menjadi satu-satunya kecamatan yang terkonfirmasi telah didatangi langsung perwakilan AMPB. Belum diketahui sikap maupun respons kecamatan lainnya terkait permohonan tersebut.
Jika seluruh kecamatan memberikan dukungan sesuai permintaan AMPB, jumlah warga Pati yang berangkat ke Jakarta diperkirakan bisa mencapai lebih dari 1.000 orang. (Aris)
