PanturaPress.com, PATI – Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Pati, Risma Ardhi Chandra, menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk mempercepat realisasi program-program pembangunan. Fokus utama saat ini diarahkan pada perbaikan infrastruktur jalan yang menjadi urat nadi perekonomian masyarakat. Hal tersebut disampaikannya dalam kegiatan Halal Bihalal yang diselenggarakan oleh Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kabupaten Pati di Gedung PGRI Pati, Minggu (12/4/2026).
Acara silaturahmi ini tidak hanya menjadi momen mempererat tali persaudaraan pasca hari raya, tetapi juga difungsikan sebagai wadah strategis untuk memperkuat sinergi antara eksekutif dan legislatif. Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh jajaran pengurus partai serta seluruh anggota Fraksi PKS di DPRD Kabupaten Pati.
Dalam kesempatannya, Risma Ardhi Chandra menyebutkan bahwa momentum kebersamaan ini dimanfaatkan sebagai ruang konsolidasi. Tujuannya agar komunikasi dan kolaborasi dalam pembangunan daerah dapat berjalan lebih terarah, efektif, dan efisien demi kesejahteraan masyarakat.
Menurut Chandra, proses perencanaan dan penganggaran saat ini sudah memasuki tahap akhir. Pemerintah daerah menargetkan seluruh kegiatan fisik dapat segera dilaksanakan dalam waktu dekat.
“Program-program yang ada di Kabupaten Pati nanti insyaallah di akhir April atau di awal Mei sudah kita laksanakan bersama,” ujar Plt Bupati.
Pernyataan ini menjadi sinyal kuat bahwa roda pembangunan di Kabupaten Pati akan segera bergerak masif setelah melewati masa perencanaan. Kecepatan realisasi ini diharapkan dapat mengurangi kesenjangan infrastruktur yang selama ini menjadi keluhan masyarakat di berbagai wilayah.
Buka Ruang Partisipasi, Infrastruktur Masuk Prioritas Anggaran
Pemerintah Kabupaten Pati juga terbuka terhadap masukan dan usulan dari berbagai elemen, termasuk fraksi-fraksi di legislatif. Risma meminta dukungan dan peran aktif PKS untuk bersama-sama mengidentifikasi titik-titik infrastruktur yang masih memerlukan perhatian serius.
“Minta dukungannya untuk nanti bersinergi, mana-mana saja daerah atau jalan infrastrukturnya kurang baik, nanti di anggaran perubahan 2026 ataupun anggaran 2027 kita bisa selesaikan masalah infrastruktur ini,” lanjutnya.
Langkah ini menunjukkan adanya perencanaan jangka panjang. Pemerintah tidak hanya fokus pada tahun berjalan, tetapi juga memetakan kebutuhan untuk tahun-tahun mendatang agar perbaikan infrastruktur dapat dilakukan secara menyeluruh dan berkelanjutan.
Lebih jauh dijelaskan, bahwa pembangunan infrastruktur bukan sekadar perbaikan fisik semata, melainkan merupakan modal utama untuk menggerakkan roda ekonomi masyarakat. Terutama bagi wilayah pedesaan yang sangat bergantung pada aksesibilitas transportasi yang baik.
“Karena memang ini modal utama menggerakkan ekonomi di masyarakat. Kalau infrastrukturnya bagus, saya kira ekonomi masyarakat khususnya di desa akan lebih lancar lagi,” jelasnya.
Akses jalan yang mulus dan aman akan mempermudah distribusi hasil bumi, logistik, serta mobilitas penduduk. Hal ini secara langsung akan berdampak pada peningkatan pendapatan dan kesejahteraan warga.
Di akhir sambutannya, Risma Ardhi Chandra berharap sinergi yang terbangun antara pemerintah daerah dan seluruh elemen masyarakat serta partai politik dapat terus terjaga dan diperkuat. Kebersamaan ini dianggap kunci utama dalam menjawab berbagai tantangan pembangunan yang kompleks.
“Harapan kami ke depannya kita saling bersinergi bersama, mencari solusi bersama, berpikir bersama untuk Pati yang lebih maju, Pati yang bermartabat, dan Pati yang sejahtera,” pungkas Chandra. (Aris)
