PanturaPress.com, PATI – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-128 yang digelar Kodim 0718/Pati tidak hanya berfokus pada pembangunan sarana dan prasarana fisik semata, namun juga menanamkan nilai-nilai kemanusiaan dan mempererat ikatan batin antara aparat TNI dengan seluruh lapisan masyarakat. Salah satu bukti nyata kehangatan hubungan tersebut tergambar jelas di sebuah rumah sederhana milik Mbah Sumarni (85 tahun) yang beralamat di lingkungan Desa Godo, Kecamatan Winong, Kabupaten Pati, Jawa Tengah.
Pada hari Kamis, 30 April 2026, suasana haru dan bahagia menyelimuti kediaman warga lanjut usia tersebut saat dikunjungi oleh Babinsa Desa Godo, Serda Sujono. Kedatangan prajurit yang bertugas sebagai pembina wilayah ini dilakukan dalam rangka pelaksanaan kegiatan komunikasi sosial atau yang biasa disingkat komsos, sebagai bagian dari rangkaian pelaksanaan program TMMD yang sedang berlangsung di wilayah tersebut.
Dengan senyum ramah dan sikap santun, Serda Sujono melangkah masuk dan menyapa Mbah Sumarni yang tampak sedang duduk bersantai di ruang tamu rumahnya. Tanpa ada jarak dan kesan kaku, keduanya pun terlibat dalam obrolan akrab yang mengalir begitu saja. Prajurit yang sudah lama bertugas di wilayah itu dengan teliti menanyakan berbagai hal, mulai dari kondisi kesehatan yang dialami sang nenek, rutinitas keseharian, hingga kebutuhan apa saja yang mungkin belum terpenuhi dan membutuhkan perhatian bersama.
Bagi Mbah Sumarni yang sudah lanjut usia dan tinggal sehari-hari dengan keterbatasan yang dimilikinya, kehadiran Serda Sujono bukan sekadar kunjungan biasa dari seorang petugas atau aparat negara. Lebih dari itu, kehadiran beliau menjadi sumber semangat, penghibur hati, dan pengobat rasa kesepian yang kerap dirasakan. Dalam keterbatasan fasilitas dan lingkungan tempat tinggalnya, perhatian yang diberikan Babinsa dan seluruh jajaran TNI menjadi cahaya harapan yang membuat hari-harinya terasa lebih berwarna dan bermakna.
Momen kebersamaan itu juga menjadi gambaran nyata tentang semboyan TNI Rakyat Sahabat Terbaik yang tidak hanya menjadi kalimat semata, tetapi diwujudkan dalam tindakan nyata sehari-hari. Serda Sujono dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya tidak hanya berperan sebagai aparat yang bertugas menjaga keamanan dan ketertiban wilayah, melainkan juga hadir sebagai saudara, anak, dan bagian dari keluarga besar warga binaannya. Perhatian khusus selalu diberikan kepada warga yang membutuhkan perhatian lebih, seperti warga lanjut usia, orang sakit, maupun kelompok masyarakat kurang mampu lainnya.
“Saya sangat senang sekali kalau ada yang datang berkunjung, apalagi Bapak Tentara ini sering sekali mampir menjenguk dan menanyakan kabar. Rasanya hati ini senang sekali, tidak merasa kesepian dan tidak dihiraukan lagi,” ungkap Mbah Sumarni dengan nada suara yang lembut namun penuh perasaan, terlihat dari sorot matanya yang berbinar memancarkan kebahagiaan tulus yang sederhana namun memiliki makna yang sangat mendalam.
Kegiatan komunikasi sosial yang dilakukan secara rutin seperti ini menjadi bagian penting dari rangkaian kegiatan TMMD Reguler ke-128. Melalui pendekatan secara langsung dan menyentuh aspek kehidupan masyarakat, diharapkan ikatan emosional serta rasa saling percaya antara TNI dan warga masyarakat dapat terus terjalin dengan erat dan semakin kuat seiring berjalannya waktu. Hal ini membuktikan bahwa tujuan utama diadakannya program TMMD tidak hanya terbatas pada pembangunan jalan, jembatan, gedung, atau fasilitas umum lainnya, namun lebih dari itu adalah membangun jiwa kebersamaan, kepedulian, rasa saling memiliki, dan semangat gotong royong yang menjadi jati diri bangsa Indonesia.
Kehadiran prajurit TNI di tengah-tengah masyarakat diharapkan dapat menginspirasi seluruh lapisan warga untuk saling peduli dan bahu-membahu dalam memajukan daerah masing-masing. Dengan begitu, hasil dari pelaksanaan TMMD akan terasa manfaatnya secara lahir dan batin, serta dapat bertahan lama dan terus dirasakan oleh generasi sekarang maupun generasi yang akan datang. (Aris)
