Pendekatan Bermartabat, Baznas Pati Salurkan Bantuan untuk 2.030+ Anak Yatim Piatu Tanpa Menghadirkan Penerima .ignielParagraphAds {text-align:center; margin:15px 0px;} -->

Pendekatan Bermartabat, Baznas Pati Salurkan Bantuan untuk 2.030+ Anak Yatim Piatu Tanpa Menghadirkan Penerima

05 Maret 2026


PanturaPress.com
, PATI – Kepedulian terhadap anak yatim piatu di Kabupaten Pati diwujudkan dengan cara yang lebih menghargai martabat dan privasi melalui penyerahan bantuan yang diselenggarakan oleh Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Pati. Kegiatan yang berlangsung di Ruang Pragola Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Pati pada Kamis (4 Maret 2026) sengaja tidak menghadirkan penerima manfaat demi menjaga perasaan dan kerahasiaan anak-anak yatim piatu.

 

Bantuan yang disalurkan merupakan bagian dari program berkala Baznas Kabupaten Pati yang secara khusus menyasar kelompok anak yatim piatu. Total ada sekitar 2.030 anak yang menjadi sasaran bantuan, yang tersebar merata di 400 desa dan kelurahan di seluruh wilayah Kabupaten Pati.

 

Penyaluran bantuan ini dilakukan dengan prinsip utama penghormatan terhadap martabat setiap penerima. Tujuan utamanya adalah agar anak-anak yatim piatu tidak merasa terbebani baik secara psikologis maupun sosial akibat penerimaan bantuan yang dilakukan secara terbuka.

 

Acara penyerahan bantuan dihadiri oleh jajaran pemerintah daerah Kabupaten Pati serta para pendamping yang bertugas dalam proses penyaluran bantuan di lapangan. Kehadiran mereka menjadi bukti bahwa kepedulian sosial tidak selalu perlu ditampilkan secara publik, melainkan lebih penting diwujudkan melalui keikhlasan dan ketulusan dalam membantu sesama.

 

Plh. Bupati Pati, Risma Ardhi Chandra, dalam sambutannya menekankan pentingnya mengedepankan empati dalam setiap bentuk bantuan sosial yang diberikan. Menurutnya, anak-anak yatim piatu merupakan kelompok yang dimuliakan oleh Tuhan dan sudah memiliki beban tersendiri dalam kehidupan mereka, sehingga sangat penting untuk menjaga kehormatan serta perasaan mereka.

 

"Anak-anak yatim piatu tidak perlu kita hadirkan dan pertontonkan di acara publik. Yang kita cari adalah rida Allah SWT, bukan pujian atau perhatian dari orang lain," ujar Risma Ardhi Chandra.

 

Plh. Bupati juga mengapresiasi konsistensi yang ditunjukkan oleh Baznas Kabupaten Pati dalam menyalurkan bantuan secara luas dan berkelanjutan. Kontribusi ini diharapkan tidak hanya mampu meringankan beban hidup anak-anak yatim piatu dari sisi materi, tetapi juga memberikan dukungan perlindungan dari segi psikologis.

 

Pendekatan penyaluran bantuan tanpa menghadirkan penerima manfaat dinilai sebagai langkah bijak, terutama di tengah kemajuan teknologi dan derasnya arus informasi melalui media sosial yang seringkali mengedepankan eksposur publik. Cara ini diharapkan dapat menjadi contoh bagi seluruh elemen masyarakat bahwa membantu sesama tidak harus selalu disertai dengan publikasi yang mencolok.

 

"Kalau kita membantu anak-anak yatim piatu, cukuplah dengan hati dan keikhlasan. Dengan cara seperti ini, semoga Kabupaten Pati menjadi daerah yang adem, tentrem, dan penuh keberkahan," pungkas Risma Ardhi Chandra. (PT001)